Sex Role??? Ask Me!!!

Tarjo mau cerita soal chatting, dan role sex.
eits… apa hubungannya???
Monggo dibaca aja :)

Dulu, Tarjo demen banget yang namanya chatting. Entah itu irc, ym, skype, atau mungkin fesbuk deh jaman sekarang.

Tapi… lama-lama Tarjo bosan dan males dengan kegiatan itu.
kenapa???

cowok: hai…
cowok: asl stat
cowok: t / b ???
Tarjo: ……………

Begh… jangankan tanya kabar, tanya nama saja mungkin dia yang disana udah gak terlalu sabar.

Ah… kenapa kebanyakan (Tarjo gak pake kata selalu, gak fair) sama saja sih yang model begitu???
Tanyain fisik, role sex, cocok chat berlanjut, tidak cocok tanpa ragu langsung ignore chat.
Eits… ini bukan perkara minder atau Tarjo sering di ignore. bukan!!! Begini-begini Tarjo masih bisa lah diidolakan.
(sepertinya ini tak perlu Tarjo lanjut).

Oh come on gays…
Tarjo chat itu ingin nambah kenalan teman. Sekedar membunuh waktu dan penat setelah seharian berkutat dengan rutinitas yang ada. Tarjo ingin bertukar pengalaman dengan obrolan ringan, bukan obrolan fantasi penuh debaran yang diakhiri dengan kalimat
“so, mau ketemu dimana??”

Dan ketika chat / obrolan sudah didasari dengan pemikiran…
“Lanjut ah… dia top sih. gi pengen dipeluk2”
atau…
“Prospek nih anak. Kebetulan gue gi butuh lubang”
bukankah itu udah gak asyik lagi??? secerdas apapun pembicaraan yang kita bawa, mungkin lawan bicara kita cuma sibuk dengan pikiran kotornya
“brengsek kebanyakan omong ni anak. Gue udah gak sabar naik ranjang nih!”

Picik sekali kalo kita menentukan pantas atau tidaknya melanjutkan suatu obrolan/perkenalan hanya dari role sex seseorang di ranjang. karena memang tidak ada hubungannya dengan tingkat kecerdasan apalagi luas atau tidaknya pergaulan seseorang.

come on gays… hidup bukan hanya perkara top atau bottom. Kecerdasan, kualitas sikap dan hidup seseorang tidak diukur dari fungsinya di ranjang.

Toh obrolan ringan membahas suatu topik yang sama-sama disukai khan lebih membekas, jauh lebih terekam di memori dari adegan ranjang yang paling banter juga jalan satu jam, besoknya papasan di jalan saling buang muka.

oh, damn!

Dan hey, jodoh itu siapa yang tahu. Sapa tahu kawan yang harusnya menjadi jodohmu, mendadak dia ilfeel denganmu hanya karena belum apa-apa kau sudah tanya dia itu “anggun mengangkang” atau “gagah menancap”.
rugi khan???

buka pergaulan, jaga omongan. Urusan dia bakal jadi “Mas juara” atau “Mas penerima” itu perkara belakang. Toh kalo sudah kesandung cinta, sex bisa mengikuti dengan rasa. Dan urusan posisi TOP or BOTTOM pun jadi urusan sekian.

be wise ya gays :)


7 thoughts on “Sex Role??? Ask Me!!!

  1. Jika kebanyakan kaum Gy pemikirannya kayak abang Tarjo nih, aku yakin…kalian para gay tidak akan lagi di pandang sebelah mata oleh siapapun,, God too may be ^_^

  2. Yap!
    Mungkin diusiaku sekarang ini, baru Gw merasakan ‘MUAK’ kalau ada yg chat
    -stay dimana
    -usia berapa
    – T / B
    – kerja apa enggak
    -dah berkeluarga apa blom!
    Bener2 memuak’kan!
    Di awal dia : hi
    Dlm hati jawab aja, siapa tau, asik orang’nya.
    Dlm wktu 1 menit.. Kirim message beruntun…
    Beuuuh… ILANG MOOD !!!!!

  3. bener banget, aku juga sekarang malas. lebih parahnya pas tau cowo chat ama cowo langsung cabut. jiaahh.. dia kira aku mau apa?
    nice post saya suka deh tulisannya

Wanna say something??? Don't be hesitated, please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s