Ketika Kartono Minta Kartinian

Berawal dari sebuah tweet ngelindur tadi pagi ketika jam 3 pagi harus terbangun tanpa alasan (Oh my… jam segitu khan gi enak-enaknya tidur yaks!!!).

@colourfullboy: Dan tak lupa, selamat Hari Raya Kartini bagi semua remaja pria yang keputri2an, juga pria paruh baya yang keibu2an. Nikmati hari kalian :D

Yang kemudian diterjang dengan beberapa DM yang kurang lebih isinya sama.

“Jo, menurut kamu, perlu gak sih yang bottom2 melakukan emansipasi karena sering ditindas para top?!”

Sampai melongo bacanya! Yang tentu saja, akun yang menanyakan itu bottom, Kartinikah mereka???

#BekapMulutSendiri

Oh dear…

Please jangan serakah. Emansipasi itu sampai kapan pun jua, biarkan menjadi hak dan kata eksklusif dari para wanita. Kita, sebagai pria (dan yang ngondek seeeeeengondek apapun), gak usah lah meminta hak penggunaan untuk kata itu.

Lagipula, apanya yang mau kita emansipasikan???

Karena nyatanya memang tidak ada yang perlu disetarakan, koq. Top dan bottom dari dulu memang sama. Standart. Sama-sama pria, sama-sama berkekuatan lelaki. So, kesetaraan macam apa yang kalian pertanyakan?? Hingga ingin menggunakan kata emansipasi dalam konteks hubungan kalian?

Ada-ada saja!

Bottom ditindas top?

Malah baru pernah denger loh! Dan kalaupun misalnya ada, maka justru yang akan Tarjo persalahkan dan caci maki, ya si bottom itu sendiri.

TIDAKKAH KALIAN SADAR ARTI PENTING KALIAN WAHAI PARA BOTTOM???? INGAT TERUS SATU HAL, BAHWA TANPA KALIAN, PARA TOP HANYALAH PRIA-PRIA KESEPIAN YANG HANYA BISA BERCINTA DENGAN TANGAN MEREKA SENDIRI!!!

So, be proud!

Kalaupun ada pembedaan fungsi ketika bercinta, itu khan hanya pembedaan orientasi fungsi seksualitas. Dan siapa bilang harus selalu top yang menguasai keadaan. Kenapa gak kalian saja bottom-bottom yang menjadi joki buat tunggangan kalian????

Kalaupun ada pembedaan fungsi ketika berhubungan (sosial) dengan pasangan, bukankah itu hanya sekedar bentuk pembawaan diri, dimana para bottom lebih nyaman menjadi pihak yang diayomi dan dimanjakan???

Jadi kenapa harus memperbincangkan emansipasi???

Bukankah ketika kalian mulai membahas emansipasi, sepertinya itu makin memperjelas garis batas kalian, bahwa (dipikiran) kalian memang bottom itu lebih rendah daripada top???

Oh come on, poor you!

Berbanggalah para bottom! Kalian itu mahkluk multi-talented, dimana kalian bisa memfungsikan diri menjadi kuadran kedua dalam hidup, mengambil posisi untuk menjadi daya tampung kekuatan para pria (top). Tanpa kalian, mereka hanya seonggok pabrik yang tak pernah tahu kemana mereka harus mendistribusikan produk mereka :D

Berbanggalah para bottom! Kalian itu makhluk multi-dimensi, dimana kalian bisa memposisikan diri menjadi pihak yang “menyabarkan dengan penuh kasih” ketika kekasih kalian (si top) sedang terbakar emosi, diguncang deras dan kerasnya arus kehidupan.

Berbanggalah para bottom!  Kalian itu makhluk multi-personal, dimana kalian bisa mengambil alih fungsionalitas dari seorang perempuan, menggabungkan keluwesan dan ketelitian sosok wanita dengan kekuatan dan kenalaran yang tajam dari sosok lelakimu.

Berbanggalah para bottom! Kalian itu makhluk multi-sexuality, dimana kalian memancarkan aura seksi dalam gerak tubuh gemulai anggunmu, yang terpancar asri dari tubuh lelakimu, tanpa kehilangan esensi bahwa kamu berkelamin lelaki. Bahwa di dalam rasa coklat yang pekat dahsyat, tersembunyi selai strowberry yang nikmat ;)

 

So, silakan saja untuk ikut larut dalam euphoria Hari Kartini, tapi bukan berarti kau kemudian pasang sanggul di depan suami dan berteriak-teriak minta emansipasi, khan?!

Stop demanding about emantipation! You’ve been in the same grade with them, the top!

:D


8 thoughts on “Ketika Kartono Minta Kartinian

  1. Huaaaahhhhhhh hhe melegakan juga ulasannya..aku slama ini nganggep kalo bottom itu kurang dimengerti sama top,bottom itu sering disepelekan oleh top,skrg aku jd lebih ngerti lah.mungkin krn kurang komunikasi aja x ya.bahwa ga semua top adl figur yg ga berperasaan .dan ga smua bottom adl figur baik2..Proud to be bottom.we are Bottomlicious ;) :*

    1. Dear Ramsey,
      syukur kalo postingan ini bisa menjawab pertanyaan para bottom
      yang kamu tulis tadi itu, sesungguhnya pure depends on the personality, bukan karena fungsi
      :p
      lagian, bisa apa top tanpa bottom, khan?!
      ;)

  2. Emang segitu KEREN-nyakah menjadi TOP sampe buat mereka sampai hati ‘menindas’ para bottom??

    Segitu hina/ rendahnyakah para bottom dimata top?
    Sampe ada yg minta emansipasi karena sering ditindas para top?

    Mau segimana penjelasannya/ pembelaannya, tetep kenyataan yg terjadi sepertinya kaya gitu ya.

    Prihatin aja sih. Padahal kan simbiosis mutualisme.

    1. Dear Dinda,

      Sabar Dind, sabar…
      Orang sabar pantatnya lebar
      Orang saabar kuburannya pake AC
      slow down, baby

      Tidak ada istilah keren atau tidak koq, untuk menjadi top atau bottom
      itu khan hanya masalah preferensi, soal kenyamanan diri
      kalo masih ada yang menganggap keren atau tidaknya gay karena posisi
      kasian, entah di pergaulan macam apa yang dia miliki
      kita patut berduka untuk orang2 yang masih berfikiran seperti itu
      :D

      Kondisinya, kadang ada beberapa bottom, yang mungkin karena satu dan lain hal (macam takut gak dapet pengganti, takut susah nemuin pasangan lagi dsb) hingga rela memposisikan dirinya (yang notabene bottom) menjadi lebih rendah daripada si top, ya itu masalah personal yang musti dibenahi.
      ya semoga aja postingan ini bisa buka pikiran orang2 seperti itu (kalau memang masih ada)
      :)

      1. Dari sekian multi yg dijabarin diatas, hih klo aku sih pasti bakal jual mahal !!!

        Top yg mentalnya masih menindas, MINGGIIRRRR….!!!

        Sekian.

  3. heyyy cowo-cowo TOP..,kita para bottom adl makhluk2 smart dan indah…so jgn mainin prasaan kami yah,pesanku untuk para bottom,ayo kawan2 kita hrs smart jgn kyk gw,sdikit share pengalaman aja,gw tmasuk tipe bottom yg pernah rela ngerendahin posisi diri,demi mempertahankan hub.dg seorg top yg nyatanya brengsek.intinya,kita harus berdiri tegak,berpikir cerdas,dan percaya bahwa Tuhan akan slalu memberi yg terbaik.TEASE not PLEASE—BOTTOMLICIOUS :) ;) :*

Wanna say something??? Don't be hesitated, please :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s